1. Perbuatan Dosa
Perbuatan dosa, terutama berbohong, dapat menjadi penghalang rezeki. Rasulullah SAW bersabda bahwa seorang hamba yang berbicara baik tanpa dosa pun bisa terjerumus ke dalam neraka. Ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga lisan dan perilaku kita.
2. Terlalu Banyak Tidur
Terlalu banyak tidur, terutama setelah Subuh, juga menjadi salah satu penyebab penghalang rezeki. Dalam ajaran Islam, kita diajarkan untuk memanfaatkan waktu pagi dengan baik dan tidak menyianyiakannya.
3. Makan dalam Keadaan Telanjang
Makan dalam keadaan telanjang dianggap sebagai perilaku yang dapat menghambat rezeki. Rasulullah SAW menekankan pentingnya menjaga kesopanan, termasuk saat makan.
4. Makan Berbaring
Makan berbaring merupakan kebiasaan buruk yang dihindari. Rasulullah SAW mengajarkan agar kita duduk saat makan untuk menjaga kesehatan dan mendapatkan berkah dari makanan tersebut.
5. Mengabaikan Makanan yang Terjatuh
Mengabaikan makanan yang terjatuh di meja dianggap sebagai perilaku yang dapat menghalangi rezeki. Kita diajarkan untuk bersyukur atas rezeki yang diberikan, termasuk makanan.
6. Menyapu Rumah dengan Kain
Menyapu rumah dengan kain tidak dianjurkan. Sebaiknya, kita menjaga kebersihan rumah dengan cara yang baik agar mendatangkan berkah.
7. Menyapu Rumah di Malam Hari
Menyapu rumah pada malam hari juga bisa menjadi penghalang rezeki. Rasulullah SAW mengingatkan agar kita berhatihati dengan aktivitas malam, karena setan berkeliaran pada waktu tersebut.
8. Membuang Sampah Tidak Langsung
Membuang sampah secara tidak langsung adalah perilaku yang perlu dihindari. Kebersihan adalah bagian dari iman, dan menjaga kebersihan lingkungan sangat penting.
9. Duduk di Tangga
Duduk di tangga dianggap sebagai perilaku yang perlu dihindari. Rasulullah SAW menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan tidak mengganggu orang lain.
10. Bersandar pada Pintu
Bersandar pada pintu juga merupakan kebiasaan buruk yang perlu dihindari. Ini menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan rumah.
11. Berwudu di Tempat Peristirahatan
Berwudu di tempat peristirahatan juga tidak dianjurkan. Sebaiknya, kita berwudu di tempat yang bersih dan suci.
12. Menjahit Baju yang Sedang Dipakai
Menjahit baju yang sedang dipakai dianggap sebagai perilaku yang tidak baik. Ini menunjukkan pentingnya menjaga kesopanan dan keteraturan.
13. Mengeringkan Wajah dengan Baju
Mengeringkan wajah dengan baju atau sarung juga tidak dianjurkan. Kita sebaiknya menggunakan kain yang bersih untuk menjaga kebersihan.
14. Membiarkan Sarang Labalaba di Rumah
Membiarkan sarang labalaba di rumah dapat menghalangi rezeki. Kebersihan lingkungan tempat tinggal sangat penting untuk mendatangkan berkah.
15. Menyapu Sampah di Malam Hari
Menyapu sampah di malam hari juga dianggap sebagai perilaku yang perlu dihindari. Hal ini berkaitan dengan menjaga keselamatan diri dan keluarga.
16. Mendoakan Buruk kepada Anak
Mendoakan buruk kepada anak adalah perilaku yang sangat tidak dianjurkan. Sebagai orang tua, kita sebaiknya memberikan doa yang baik dan penuh kasih sayang kepada anakanak.
17. Membiarkan Wadah Makanan Terbuka
Membiarkan wadah makanan terbuka dapat mengundang halhal yang tidak baik. Kita sebaiknya menjaga kebersihan dan keamanan makanan yang kita konsumsi.
18. Meniup Lilin dengan Mulut
Meniup lilin dengan mulut saat makan juga tidak dianjurkan. Ini menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan saat makan.
19. Menulis dengan Alat Tulis yang Sudah Usang
Menulis dengan alat tulis yang sudah usang dapat menunjukkan kurangnya perhatian kita terhadap kualitas. Kita sebaiknya menggunakan peralatan yang baik dan berkualitas.
20. Menyisir dengan Sisir yang Kotor
Menyisir dengan sisir yang kotor juga perlu dihindari. Kebersihan diri adalah bagian dari iman dan mencerminkan kepribadian kita.
Menjaga kebiasaan baik dalam kehidupan seharihari sangat penting untuk mendatangkan rezeki yang berkah. Dengan menghindari kebiasaankebiasaan buruk, kita dapat membuka pintu rezeki yang lebih luas. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.
