Setiap makhluk hidup di dunia ini pasti akan menemui ajalnya, termasuk manusia. Allah telah menetapkan bahwa manusia yang meninggal akan dikembalikan ke tempat asalnya, yaitu tanah. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman:
"Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari sari pati (yang berasal) dari tanah."
(QS. Al-Mu’minun: 12)
Di tanah itulah manusia akan menjalani kehidupan berikutnya di alam barzakh, tempat antara dunia dan akhirat. Di alam barzakh, setiap manusia akan menghadapi pertanyaan dan pertanggungjawaban atas amal perbuatannya. Jika amalnya buruk dan tidak dapat menjawab pertanyaan malaikat, ia akan mendapatkan siksa kubur yang pedih.
Namun, ada kisah menarik tentang seseorang yang mencoba menipu malaikat di alam kubur. Kisah ini menyimpan hikmah dan pelajaran besar bagi kita semua.
Kisah Orang yang Menipu Malaikat di Alam Kubur
Dikisahkan, ada seorang pria kaya dan cerdik yang semasa hidupnya gemar menggunakan tipu daya. Ketika ajalnya semakin dekat, ia memanggil istrinya dan meminta agar dikafani dengan kain yang buruk sebagai simbol pertobatan atas kemewahan hidupnya.
Setelah pria tersebut wafat, sang istri bermimpi tentang suaminya yang sedang diinterogasi oleh malaikat di alam kubur. Malaikat meminta pria itu untuk mencatat semua amal perbuatannya menggunakan kain kafan sebagai buku catatan, air liur sebagai tinta, dan jarinya sebagai pena. Ketika menulis amal buruknya, pria itu kesakitan dan berusaha menipu malaikat dengan berbagai alasan.
Namun, malaikat tidak dapat ditipu. Pria tersebut akhirnya diajak melihat surga dan neraka. Anehnya, ia lebih memilih neraka karena terlihat lebih ramai dan meriah. Pada akhirnya, pria itu pun dimasukkan ke dalam neraka sebagai akibat dari amal dan pilihannya sendiri.
Amalan Agar Terhindar dari Siksa Kubur
Dalam kisah tersebut, kita belajar bahwa tidak ada yang dapat menipu malaikat atau lari dari siksa kubur. Namun, Islam mengajarkan berbagai amalan untuk menghindari siksa kubur, sebagaimana dijelaskan oleh ulama besar, Ibnu Qayyim al-Jauziyah:
1. Membaca Surah Al-Mulk
Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa membaca surah Tabarak (Al-Mulk) setiap malam, maka Allah akan menghindarkannya dari azab kubur."
(HR. An-Nasa'i dan Ahmad)
2. Meninggal dalam Keadaan Syahid Dunia
Seseorang yang meninggal karena sakit perut, tenggelam, atau terbakar termasuk syahid dunia dan terhindar dari siksa kubur. Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa saja yang meninggal karena sakit perut, maka dia tidak akan disiksa di dalam kuburnya."
(HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban)
3. Muhasabah Diri Sebelum Tidur
Setiap malam sebelum tidur, introspeksi diri atas amal yang telah dilakukan dan bertaubat atas dosa-dosa yang dilakukan adalah cara efektif untuk membersihkan diri.
4. Melakukan Amal Shalih
Amal shalih seperti shalat, puasa Ramadan, sedekah, membaca Al-Qur'an, dan menjaga silaturahmi menjadi bekal utama yang menyelamatkan seseorang dari siksa kubur.
Penutup
Setiap manusia pasti akan menghadapi kematian dan kehidupan di alam barzakh. Oleh karena itu, mari kita persiapkan bekal amal terbaik untuk menghadapinya. Semoga kita termasuk dalam golongan yang terhindar dari siksa kubur dan mendapatkan tempat terbaik di akhirat kelak.
Jika artikel ini bermanfaat, jangan lupa bagikan kepada keluarga dan teman-teman Anda. Teruslah berbuat kebaikan karena amal itulah yang akan menjadi penolong kita kelak.