Tempe adalah salah satu bahan makanan fermentasi khas Indonesia yang sangat populer. Selain murah, tempe mudah diolah menjadi berbagai jenis masakan, mulai dari gorengan hingga campuran sup. Bahkan di beberapa daerah, tempe bosok (tempe hampir busuk) pun kerap digunakan untuk menambah cita rasa gurih pada masakan tradisional. Namun, baru-baru ini, kebiasaan makan tempe dalam kondisi mentah viral di media sosial dan memicu diskusi terkait keamanan konsumsi tempe mentah.
Kebiasaan Makan Tempe Mentah
Seorang pengguna media sosial membagikan pengalamannya menyantap tempe mentah tanpa proses pemasakan. Postingan ini langsung viral, menarik perhatian berbagai pihak, termasuk ahli kesehatan dan gizi.
Namun, apakah aman mengonsumsi tempe mentah?
Pendapat Ahli Kesehatan
Risiko Mikroba dan Bakteri
Dr. Ari Fahrial Syam, spesialis gastroenterologi dari RSCM, menyatakan bahwa tempe mentah sebaiknya tidak dikonsumsi karena berpotensi terkontaminasi mikroba atau bakteri selama proses pembuatannya.
Dampak Kesehatan: Konsumsi tempe mentah dapat meningkatkan risiko diare atau gangguan pencernaan lainnya.
Saran: Tempe perlu dimasak dengan suhu di atas 100°C agar aman dikonsumsi, seperti direbus, digoreng, atau dibacem.
Kandungan Mikroba pada Tempe Mentah
Prof. Ali Khomsan, ahli gizi dari IPB, menekankan pentingnya memproses makanan fermentasi seperti tempe hingga matang untuk mengurangi potensi kontaminasi.
Proses pembuatan tempe sering kali tidak higienis, sehingga mikroba dari bahan baku atau pembungkusnya dapat mencemari tempe.
Memasak tempe membantu membunuh mikroba, menjadikannya lebih aman untuk dikonsumsi.
Kandungan Nutrisi Lebih Optimal
Toto Sudargo, pakar gizi dari UGM, menjelaskan bahwa memasak tempe meningkatkan ketersediaan protein nabati di dalamnya, sehingga lebih mudah dicerna tubuh.
Jamur pada Tempe: Aman atau Tidak?
Guru Besar FTP UGM, Sri Anggrahini, menjelaskan bahwa jamur yang tumbuh pada tempe mentah sebenarnya tidak berbahaya dan tidak menghasilkan toksin.
Namun, ada pengecualian untuk jenis tempe bongkrek. Tempe yang dibuat dari ampas kelapa ini bisa menjadi racun jika tidak diolah dengan benar, terutama jika warnanya berubah menjadi hijau tua. Oleh karena itu, tempe bongkrek mentah tidak dianjurkan untuk dikonsumsi.
Kelebihan Tempe Matang Dibandingkan Tempe Mentah
Aman untuk Pencernaan
Tempe matang lebih aman karena mikroba yang berbahaya telah mati dalam proses pemasakan.
Rasa Lebih Enak
Dengan dimasak, tempe menjadi lebih gurih dan lezat, sehingga lebih disukai oleh berbagai kalangan.
Nutrisi Lebih Maksimal
Proses pemanasan membantu melepaskan protein nabati, menjadikannya lebih mudah diserap oleh tubuh.
Kesimpulan: Matang Lebih Baik
Meskipun jamur dalam tempe mentah dianggap aman, risiko kontaminasi mikroba membuat konsumsi tempe mentah tidak disarankan. Oleh karena itu, pastikan tempe diolah dengan baik sebelum dikonsumsi, baik dengan cara direbus, digoreng, atau dibacem.
Selain lebih aman, tempe matang juga memberikan rasa yang lebih nikmat dan manfaat gizi yang maksimal. Jadi, mari nikmati tempe dengan cara yang lebih sehat dan lezat!